puiziq
Oktober 15th, 2009 by bagusrahmatDi kala mentari menampakan diri. Aku teringat dirimu yg jauh di mata.
Terkenang waktu kita bersama, suka dan duka.
Meraih impian, membina harapan.
Tiba2 suasana gelap gulita. Di manakah kau matahariku.
Terpana aku seketika. Mencari kebahagia’an yg di rajut serta merta.
Oleh insyan yg sepertiku.
Kejamnya engkau matahariku hilang terus di pandang mata.
Bila kau muncul lagi. Ingin ku bertanya. Berdosakah ku mencintaimu.
Di sini, ku merindukanmu.
Ku ingin bersamamu kembali.
Mau kah kau kembali, bersama ku lagi. Membina lembaran baru.
Ku ingin mencinta dan di cintai.
Ku ga mau cinta hanya di pandang sebelah mata saja.
Cinta ku suci.
Hanya untuk km buah hatiku.
Tanpa kau apalah arti diriku.
Kau adalah separuh cintaku, semangatku, hidupku, kau bagian dari jiwa ini.
Apakah kau merasakan hal yg sama, yg mengharap balas kasih cinta yg tulus dari km.
Letih… ku berdiri di bawah terik mentari
Semenjak engkau melangkah menjauh pergi
Hingga rambut ini mulai memutih
Masih… tak kutemui engkau kembali
Letih… hanya saja raga ini b’lumlah mati
Hingga jiwa terus saja meminta tuk menunggumu disini
Sampai engkau hadir…
Sampai larut penantian menjadi bagian dari takdir
Jangan pernah mengatakan pada hatimu bahwa aku pergi karna tak setia
Sebab cinta masih ada, terbenam diantara asa dan dilema
Sedetikpun hingga kini ku tak mencoba mengusir rasa untukmu
Sebab itu indah… dan kau pun tahu betapa bingungnya aku
Jangan pernah berhenti untuk percaya bahwa cinta masih tetap ada
Meski waktu terus membuktikan sebaliknya, kau t’lah mengerti sebabnya
Sedetikpun aku tak mencoba untuk menghapus semua tentangmu
dan kuterus merajut asa tentang bersamamu pada suatu waktu
Takdir kita memang pahit… ku harus membuat pilihan sulit
Semoga pilihan bijak hari ini, buatkan bahagia untuk kedua hati
Untukku…juga untukmu… Hingga kelak menjemput masa
Saat sang mentari lukiskan pelangi di langit kita berdua
Jangan pernah berhenti untuk percaya bahwa cinta suci itu ada
Jangan pernah berhenti untuk menyalahkan takdir saat tak sesuai ingin
Jangan pernah berhenti untuk kobarkan semangat saat realitas memburamkan harap
Jangan pernah berhenti sebab
perjalanan masih panjang…
……………………………………………………………………………………………………